admin Halo.. saya adalah admin di sini, saya bertugas menulis dan memposting artikel di blog ini, semua source code smua ini dapat di download di php.id/code

Begini Cara Mudah Upload File Django yang Jarang Diketahui

2 min read

Begini Cara Mudah Upload File Django yang Jarang Diketahui! Sebelumnya kita telah membahas mengenai cara daftar ke akun cPanel. Setelah ini, kita akan melanjutkan pembahasan mengenai informasi bagaimana cara upload file Django ke sistem domain.

Nah, agar tidak semakin lama, langsung saja kita beralih pada pembahasan utama kali ini, yaitu bagaimana cara agar file Django dapat ter-upload dengan mudah dan cepat pada sistem domain. Berikut ini cara upload file Django yang bisa kalian ikuti:

  1. Login ke Akun cPanel

Tentu saja login pada cPanel merupakan langkah pertama yang harus kamu lakukan jika ingin upload file Django ke hosting.

  1. Memilih Menu Setup Python App

Langkah berikutnya,kamu bisa menuliskan setup python app tepat pada kolom pencarian. Nanti akan muncul menu setup python app. Kamu bisa klik menu itu.

upload file Django

Sumber: simpleisbetterthancomplex.com

  1. Upload FileDjango ke Hosting

Langkah ketiga adalah meng-upload file Django pada directory file yang sudah ditentukan sebelumnya pada saat pengisian aplication root melalui menu file manager yang tersedia.

  1. Mengakses SSH ke Server
Baca Juga :   Aplikasi Code Editor Untuk Ngoding di Hp Android Bagi Pemula

Setelah berhasil upload file, langkah selanjutnya yaitu masuk SSH. Mengakses SSH ke server dapat melalui Putty atau Terminal. Untuk mengetahui cara melakukan akses Hosting via SSH, silahkan baca Panduan Akses SSH Melalui Terminal Linux dan PuTTy. Perlu dingat untuk akses SSH hanya bisa dilakukan di hosting DomaiNesia minimal Paket Hosting Super.

  1. Meng-install Django dan Dependency

Setelah keempat poin cara upload file Django diatas berhasil dilakukan, maka langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah meng-install Django dan juga Dependency melalui laman Terminal Linux atau command prompt via Putty.

  1. Melakukan Konfigurasi File Passenger

Setelah langkah-langkah di atas dilakukan, kini saatnya kamu melakukan ko figurasi file passenger melalui file manager di cPanel. File passenger_wsgi.py dapat kamu temukan dan buka di directory file yang diisikan pada Application root.

Nama folder pada panduan upload file Django kali ini adalah Django. Ubah script pada passenger_wsgi.py seperti perintah di bawah ini  dan sesuaikan nama file aplikasi Django kamu di bagian perintah from namafileaplikasi.wsgi import application.

  1. Melakukan Konfigurasi File Setting
Baca Juga :   Aplikasi Penjualan Toko dengan Shopping Cart PHP Dan MySQL

Konfigurasi selanjutnya yaitu dilakukan pada file settings.py. File ini dapat ditemukan dan buka di folder aplikasi file Django kamu. Lakukan beberapa konfigurasi, antara lain:

Ubah perintah DEBUG di bawah ini.

DEBUG = False

menjadi di bawah ini.

DEBUG = True

Ubah perintah ALLOWED_HOSTS di bawah ini.

ALLOWED_HOSTS = []

menjadi seperti ini.

ALLOWED_HOSTS = [‘*’,’127.0.0.1′,’localhost’,’namadomain.com’,’www.namadomain.com‘]

  1. Melakukan Konfigurasi Database

Setelah konfigurasi setting berhasil, kini kita beralih pada konfigurasi database. Adapun tujuan konfigurasi ini adalah, agar saat upload file Django di localhost dapat terbaca pada hosting. Dengan demikian, jangan lupa untuk memastikan bahwa kamu juga sudah membuat database di hosting terlebih dahulu.

Setelah import database selesai, yang harus dilakukan adalah mengganti nama, username, dan password database yang kamu buat di cPanel pada file settings.py seperti di bawah ini :

DATABASES = {

    ‘default’: {

        ‘ENGINE’: ‘django.db.backends.mysql’,

        ‘NAME’: ‘namadatabase’, # your database name

        ‘USER’: ‘usernamedatabase’, # your database user

        ‘PASSWORD’: ‘passworddatabase’, # your database user

        ‘HOST’: ‘localhost’, # your database host

        ‘PORT’: ‘3306’, # your database port

    }

}

  1. Menjalankan File Django
Baca Juga :   Aplikasi Untuk Membantu Dosen Berbasis Website

Ketika semua konfigurasi telah selesai, kamu bisa mulai upload file Django dengan perintah yang sudah tersedia pada terminal Linux atau command promptvia Putty tadi. Mudah sekali untuk dipahami, bukan?

  1. Restart Setup Python App

Langkah terakhir, kamu bisa merestart setup Phython app untuk kemudian melakukan pengecekan dengan cara mengunjungi url dan sub url domain tersebut. Jika file Django terdapat ditampilkan pada url yang kamu kunjungi, maka itu berarti kamu telah berhasil meng-upload file Django milikmu.

Semoga ulasan tentang cara upload file Django ini dapat membantu kalian, ya. Semoga bermanfaat!

admin Halo.. saya adalah admin di sini, saya bertugas menulis dan memposting artikel di blog ini, semua source code smua ini dapat di download di php.id/code